Sejarah Gereja Ortodoks Didunia

Gereja Ortodoks merupakan salah satu gereja pra-denominasi Kristen tertua yang meneruskan ajaran para rasul serta menjaga kesinambungan iman sejak masa Gereja Perdana. Selama lebih dari dua ribu tahun, Gereja Ortodoks mempertahankan warisan liturgi, teologi, dan kehidupan rohani yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Saat ini, persekutuan Gereja Ortodoks di seluruh dunia terdiri dari 14 Gereja Ortodoks Otosefalus (Autocephalous) yang masing-masing memiliki kepemimpinan mandiri, namun tetap bersatu dalam iman, sakramen, dan tradisi yang sama. Bersama-sama, Gereja-gereja ini menjadi saksi hidup atas kelangsungan iman Kristen kuno yang tetap bertumbuh dan hadir di berbagai belahan dunia.


Patriarkat Ekumenis Konstantinopel

Di antara Gereja-Gereja kuno dalam Kekristenan Timur, Patriarkat Ekumenis Konstantinopel memiliki kedudukan yang sangat istimewa sebagai pusat kehidupan Gereja Ortodoks dan salah satu Takhta Apostolik yang paling berpengaruh dalam sejarah Kekristenan.

Read more »


Patriarkat Antiokhia - Tempat Para Murid Kristus Pertama Kali Disebut “Kristen”

Jika Yerusalem dikenal sebagai tempat kelahiran Gereja melalui perisriwa Pentakosta, maka Antiokhia adalah tempat di mana Gereja untuk pertama kalinya berkembang menjadi komunitas universal yang melampaui batas satu bangsa dan satu budaya. Di sinilah untuk pertama kalinya Injil diberitakan secara luas kepada bangsa-bangsa non-Yahudi, komunitas Kristen berkembang menjadi sebuah persekutuan multietnis, dan para murid Yesus untuk pertama kalinya dikenal dengan sebutan "Kristen". 

Read more »

Patriarkat Yerusalem Gereja Kota Suci dan Penjaga Tanah Suci

Di antara seluruh Gereja Ortodoks Timur, Patriarkat Yerusalem menempati kedudukan yang cukup istimewa. Berbeda dengan patriarkat-patriarkat lain yang kejayaannya lahir dari besarnya kota atau pengaruh politik sebuah kekaisaran, kewibawaan Yerusalem lahir dari sesuatu yang jauh lebih mendasar: kota ini adalah panggung sesungguhnya dari peristiwa keselamatan manusia (Injil). Di sinilah Sabda menjadi daging dan berjalan di antara manusia; di sinilah Ia mengajar, disalibkan, dikuburkan, dan bangkit; di sinilah Roh Kudus turun pertama kali atas para rasul; dan dari sinilah Injil mula-mula menyebar ke segala penjuru dunia.

Read more »